Seminar Nasional dan Kongres VI IPSPI Tahun 2019

Article Image

Seminar CSR dan Seminar Nasional IPSPI 


Rangkaian acara kongres VI IPSPI dimulai dengan Seminar Umum CSR Masa Depan Profesional Pekerja Sosial narasumber La Tofi. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 30 Agustus 2019 bertempat di Auditorium Poltekesos Bandung. Peserta yang hadir pada seminar CSR sebanyak 350 peserta. Selain diselenggarakan oleh IPSPI, kegiatan tersebut juga didukung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Poltekesos Bandung. 


Seminar dengan tema CSR Masa Depan Profesional Peksos berjalan dengan menarik karna membahas peluang Pekerja Sosial untuk bekerja di bidang CSR. Informasi tersebut bermanfaat untuk menambah wawasan para mahasiswa atau pekerja social bahwa lapangan pekerjaan bagi profesi pekerja social terbuka lebar di bidang CSR. 

  
Rangkaian kegiatan berikutnya dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2019. Bertempat di Auditorium Poltekesos Bandung, Tema Seminar Nasional IPSPI adalah Social Work Update : Kebijakan, Pendidikan dan Praktik Pekerjaan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dengan narasumber Drs. Tata Sudrajat M.Si, Dr. Puji Pujiono MSW, dan Prof. Adi Fahrudin, PhD. 
 
Kegiatan dibuka oleh Dr. Didiet Widiowati, MSi selaku Ketua Umum DPP IPSPI periode 2016 - 2019; Drs. Toto Budi Utomo Santosa, MSi selaku Ketua Konsorsium Pekerjaan Sosial Indonesia dan Edi Suharto, PhD selaku Dirjen Rehsos Kementerian Sosial RI. 
  
Peserta yang hadir pada acara seminar nasional IPSPI berjumlah 419 peserta dengan pekerjaan sebagai PNS, Dosen, Pekerja Sosial Supervisor, Sakti Peksos, Pendamping PKH, psikolog, konselor, mahasiswa dan lain sebagainya; dengan asal dari berbagai macam instansi atau daerah. 
  
Seminar Nasional IPSPI juga menjadi wadah dalam membahas RUU Pekerja Sosial yang akan segera disahkan. Dengan disahkannya RUU Pekerja Sosial maka penyelenggara program pendidikan pekerjaan sosial atau kesejahteraan sosial pun harus bersiap untuk menyelenggarakan pendidikan profesi. 
  
Di samping itu, dalam seminar nasional dibahas pula persiapan profesi pekerja social pada era digital, dimana pekerja sosial perlu menyiapkan inovasi-inovasi dalam melakukan praktek pekerjaan sosial di era 4.0. 
  
Kongres VI IPSPI 
 
Rangkaian kegiatan ditutup dengan kegiatan Kongres VI IPSPI dengan tema “Penguatan Organisasi dan Pengembangan Kemitraan Strategis Asosiasi Pekerja Sosial Untuk Meningkatkan Profesionalisme Layanan”. 

Kegiatan kongres dilaksanakan pada tanggal 1 September 2019 di Gedung Instalasi dan Perpustakaan Poltekesos Bandung dihadiri oleh 149 peserta. Tujuan diselenggarakan kongres adalah untuk perubahan/ penyempurnaan AD/ ART; memilih/ menetapkan/ memberhentikan Dewan Pengurus Pusat, serta memilih kebijakan/ rekomendasi atas organisasi. 

Berdasarkan tema kongres, bahwa berjalannya roda organisasi IPSPI tidak terpusat hanya pada kepengurusan DPP IPSPI atau tidak terpusat di satu wilayah saja, melainkan terdapat peran aktif dari seluruh DPD IPSPI di Indonesia yang saat ini sudah mencapai 26 DPD IPSPI. Selain itu diperlukan pula penguatan kerjasama dari dunia usaha, bidang CSR dan lain sebagainya sebagai mitra strategis. 

Kongres VI IPSPI juga menetapkan ketua umum DPP IPSPI periode 2019 – 2022 yakni Bapak Dr (Hc) Widodo Suhartoyo, MSc. Penetapan ketua umum DPP IPSPI berjalan demokratis dengan melibatkan seluruh DPD IPSPI. Dengan terpilihnya ketua umum DPP IPSPI periode 2019 – 2022, semoga dapat mengemban amanah organisasi, mewujudkan profesi pekerja sosial yang andal, profesional dan berkompeten serta mengawal implementasi UU tentang Pekerja Sosial. 
Berita Lainnya